PITURUH – Sebanyak 70 pelajar dari sejumlah sekolah di Kecamatan Pituruh resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Pituruh Tahun 2026. Mereka dipercaya mengemban tugas penting dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna Pituruh, Jumat (14/8/2026). Pengukuhan dilakukan oleh Camat Pituruh Dwi Cahyo Saputro, disaksikan para wali murid serta jajaran Forkopimcam Pituruh.
Puluhan pelajar tersebut sebelumnya telah menjalani serangkaian latihan intensif sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara kemerdekaan tingkat Kecamatan Pituruh.
Komposisi Paskibra Kecamatan Pituruh tahun ini terdiri dari 3 siswa MA Ma’arif NU Pituruh, 20 siswa SMK Patriot Pituruh, dan 47 siswa SMAN 10 Purworejo.
Pengukuhan menjadi penanda bahwa seluruh anggota kini resmi menjadi bagian dari pasukan yang akan mengemban tugas membawa kehormatan dalam upacara HUT RI ke-81.
Tiga Pelajar Dipercaya Mengemban Tugas Penaikan Bendera
Dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Pituruh, sejumlah anggota telah ditunjuk untuk menjalankan tugas utama dalam prosesi penaikan dan penurunan bendera.
Untuk petugas penaikan bendera, tugas tersebut dipercayakan kepada:
- Muhammad Gufron Arlindo
- Haning Ratma Ratri
- Bayu Dwi Ramadhan Darma Putra
Sementara pembawa baki dipercayakan kepada Nayla Aulia Sari.
Adapun untuk prosesi penurunan bendera, petugas yang ditunjuk yakni:
- Muhammad Gufron Arlindo
- Dyah Ayu Nailassyifa
- Bayu Dwi Ramadhan Darma Putra
Sedangkan tugas sebagai pembawa baki dipercayakan kepada Icha Rizky Ananta.
Prosesi pengukuhan ditandai dengan penyematan garuda pada peci anggota Paskibra sebagai simbol kesiapan, tanggung jawab, serta kehormatan yang mereka emban.
Camat Pituruh Ingatkan Jaga Kondisi Fisik
Camat Pituruh Dwi Cahyo Saputro menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibra yang telah mengikuti proses latihan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
Ia meminta para anggota tidak lengah setelah dikukuhkan. Menurutnya, menjaga kesehatan dan kebugaran menjadi hal penting menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus.
“Setelah dikukuhkan, saya berharap adik-adik tetap menjaga kesehatan, menjaga fisik, istirahat yang cukup dan mengikuti arahan para pelatih. Jangan sampai menjelang pelaksanaan tugas justru kondisi fisik menurun,” pesannya.
Dwi juga mengingatkan agar seluruh anggota terus menjaga kekompakan, kedisiplinan dan semangat kebersamaan.
Menurutnya, menjadi anggota Paskibra bukan sekadar mengenakan seragam dan menjalankan tugas di lapangan, tetapi merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada momentum peringatan kemerdekaan.
Pelatih Tekankan Kekompakan
Hal senada disampaikan salah satu pelatih Paskibra, Serka Haris Gunawan, anggota Koramil/09 Pituruh.
Ia meminta seluruh anggota tetap menjaga kondisi tubuh setelah prosesi pengukuhan sehingga dapat tampil maksimal saat pelaksanaan upacara.
“Setelah pengukuhan ini, kami berharap semuanya tetap menjaga kesehatan dan fisik. Jaga pola istirahat, jangan terlalu banyak aktivitas yang menguras tenaga, sehingga saat pelaksanaan nanti semuanya dalam kondisi siap,” ujar Haris.
Selain kondisi fisik, Haris juga menekankan pentingnya kekompakan dan kedisiplinan. Seluruh anggota diminta tetap mengikuti arahan para pelatih hingga seluruh rangkaian tugas selesai dilaksanakan.
Bawa Semangat Kemerdekaan
Dengan dikukuhkannya 70 anggota Paskibra Kecamatan Pituruh Tahun 2026, seluruh pasukan kini siap menatap tugas puncak pada 17 Agustus 2026.
Mereka diharapkan mampu menjalankan tugas penaikan maupun penurunan Sang Merah Putih dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan semangat nasionalisme.
Bagi para pelajar tersebut, kesempatan menjadi Paskibra bukan hanya menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk menumbuhkan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama dan rasa cinta tanah air.
Semangat para Paskibra Kecamatan Pituruh pun menjadi bagian dari optimisme generasi muda dalam meneruskan perjuangan dan mengisi kemerdekaan menuju masa depan Indonesia yang semakin maju.
Penulis : Luthfi
Editor : A.L Khakim







