PURWOREJO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo terus mematangkan sejumlah program strategis yang diproyeksikan menjadi pengungkit pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan. Untuk memperkuat koordinasi dan membangun pemahaman bersama, Pemkab menggelar Rapat Koordinasi Potensi Investasi dan Percepatan Program Strategis Nasional (ProSN) yang Berpotensi Hibah Aset Daerah di Ruang Bagelen Setda Purworejo, Rabu (17/6/2026).
Rapat dipimpin Bupati Purworejo Yuli Hastuti didampingi Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi, serta dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ahmad Jainudin, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai rencana strategis yang membutuhkan dukungan dan sinergi lintas sektor sebelum memasuki tahapan administrasi dan pembahasan lebih lanjut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Dion Agasi Setiabudi menjelaskan, terdapat lima agenda pembangunan yang saat ini tengah dipersiapkan. Program-program tersebut mencakup peningkatan pelayanan publik, pengembangan pendidikan tinggi, pembangunan sarana keagamaan, pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, hingga penguatan sistem pertahanan negara.
Salah satu program yang direncanakan adalah pembangunan Kantor Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Kabupaten Purworejo. Kehadiran kantor tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Di sektor pendidikan, Pemkab juga mendukung rencana pengembangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Purworejo. Pemerintah memastikan pengembangan kampus tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keberadaan perguruan tinggi yang telah lebih dahulu berkembang di Purworejo sehingga dapat saling melengkapi dan memperkuat kualitas pendidikan daerah.
Selain itu, pemerintah tengah menyusun konsep pembangunan Islamic Center Area yang terintegrasi dengan embarkasi haji. Kawasan tersebut dirancang sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang mampu mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala regional maupun nasional.
Program lain yang turut dibahas adalah pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program nasional untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Dalam perkembangannya, lokasi pembangunan mengalami penyesuaian guna memenuhi aspek keamanan, mitigasi bencana, serta kebutuhan lahan yang lebih representatif.
Sementara itu, pemerintah daerah juga menindaklanjuti usulan pembangunan pangkalan radar TNI Angkatan Udara di wilayah pesisir selatan Purworejo. Fasilitas tersebut direncanakan berdiri di lahan nonproduktif dan diharapkan dapat mendukung sistem pertahanan udara nasional sekaligus memberikan nilai strategis bagi daerah.
Melalui forum koordinasi ini, Pemkab Purworejo berharap tercipta kesamaan persepsi antara pemerintah daerah dan DPRD sehingga seluruh program strategis yang direncanakan dapat berjalan sesuai regulasi, memperoleh dukungan yang kuat, dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kabupaten Purworejo.
Penulis : A.L Khakim
Editor : Luthfi











