“Melalui sinema, kami ingin mengajak masyarakat Purworejo untuk ikut merasakan, memahami, dan peduli terhadap kondisi saudara-saudara kita di Sumatra,” ujarnya.
Donasi untuk penyintas bencana masih dibuka hingga 1 Januari 2026 melalui rekening resmi yang telah disediakan. Eileena menambahkan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan secara tepat sasaran melalui koordinasi komunitas film dan yayasan lokal di Aceh.
Ia juga berharap Srawung Sinema dapat terus menjadi ruang srawung yang hidup, tempat sinema tidak hanya ditonton, tetapi juga dijadikan gerakan sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semoga solidaritas kecil dari Purworejo ini dapat memberi dampak dan harapan bagi para penyintas bencana di Sumatra,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 18.00 WIB ini terbuka untuk umum dan mendapat dukungan dari berbagai komunitas film serta penggiat festival dari Sumatra. Srawung Sinema #4 menegaskan kembali peran sinema sebagai medium empati, refleksi, dan solidaritas kemanusiaan dalam menyambut Tahun Anyar 2026.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











