JAKARTA, DiengPost.com – Kemeriahan Kartika Expo di Balai Kartini mencapai puncaknya pada acara penutupan Persit Bisa 2 hari Sabtu kemarin. Hasilnya, gelaran ini sukses mencatatkan transaksi fantastis, terutama bagi para pelaku UMKM wastra yang ikut berpartisipasi.
Salah satu prestasi paling mencolok datang dari brand Batik Dewa Lowano milik Ny. Dyah Suryo. Betapa tidak, booth nomor 21 tersebut terus mendapat serbuan pengunjung sejak hari pertama hingga pintu pameran resmi ditutup.
Ribuan orang, mulai dari keluarga besar TNI hingga kolektor kain, tampak memadati lorong pameran yang penuh dengan gemerlap fashion show. Oleh karena itu, suasana di sekitar stan Batik Dewa Lowano tidak pernah sepi dari antrean pembeli yang mengular.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kain batik warna alam serta atasan ecoprint kami menjadi primadona dan ludes terjual,” tutur Ny. Dyah dengan nada bahagia. Selain itu, beliau secara cekatan melayani permintaan swafoto dari para pelanggan yang mengagumi karya seninya.
Kesuksesan Omzet dan Strategi Digital
Produk yang ia tawarkan memiliki rentang harga yang beragam, mulai dari seratus ribu hingga dua juta rupiah. Ternyata, strategi harga dan kualitas ini sangat efektif menarik minat beli masyarakat luas yang hadir di sana.
Lebih lanjut, Ny. Dyah mengungkapkan bahwa omzet penjualannya selama tiga hari pameran berhasil menembus angka di atas Rp40 juta. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa produk kerajinan daerah mampu bersaing di pasar nasional yang lebih luas.
Di samping itu, keberhasilan tersebut tidak lepas dari gencarnya promosi digital melalui media online sejak sepekan sebelum acara. Para pelaku UMKM Persit secara masif menyebarkan video testimoni serta laporan langsung untuk menarik perhatian calon pembeli potensial.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 Selanjutnya











