12 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

12 Sep 2026

Setelah 80 Tahun Merdeka, Bahlil Sebut Masih Ada 5.700 Desa dan 4.400 Dusun Belum Berlistrik

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM, Bahlil Lahadia saat menemui masyarakat Purworejo.

i

Menteri ESDM, Bahlil Lahadia saat menemui masyarakat Purworejo.

PURWOREJO, DiengPost.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerataan akses listrik di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah. Setelah 80 tahun Indonesia merdeka, masih terdapat ribuan desa dan dusun yang belum menikmati layanan listrik secara memadai.

Hal tersebut disampaikan Bahlil saat kunjungan kerja di Kabupaten Purworejo, Jumat (19/6/2026). Menurutnya, pemerintah saat ini terus mempercepat Program Listrik Desa (Lisdes) sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan energi hingga ke wilayah terpencil.

Baca Juga:  Dukung UMKM, SMK YPE Sawunggalih Gelar SAGA Berbagi Takjil

Berdasarkan data Kementerian ESDM, masih terdapat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun di Indonesia yang belum mendapatkan akses listrik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Ide program pemerataan ini muncul ketika saya berdiskusi dengan Bapak Presiden. Saya sampaikan bahwa masih ada ribuan desa dan dusun yang belum ada listrik. Negara harus hadir untuk melayani seluruh rakyat,” ujar Bahlil.

Ia menuturkan persoalan tersebut memiliki makna khusus bagi dirinya. Bahlil mengaku pernah merasakan hidup tanpa listrik saat kecil di Papua. Saat itu, aktivitas belajar masih mengandalkan lampu pelita karena jaringan listrik belum tersedia.

Baca Juga:  Siap Berjuang, 187 Atlet Kontingen PORPROV Purworejo 2026 Resmi Dikukuhkan

“Saya juga lahir tidak ada listrik. Belajarnya pakai lampu pelita. Karena itu saya tahu betul bagaimana rasanya hidup tanpa listrik,” katanya.

Menurut Bahlil, akses listrik merupakan hak seluruh warga negara, tidak hanya masyarakat perkotaan. Karena itu pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan energi hingga ke desa, dusun, dan wilayah terluar Indonesia.

Penulis : Hamdan A.

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal
Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan
Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing
RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Gelar Khitan Massal Gratis Bagi Puluhan Anak
Gandeng UTP Malaysia, PP Darul Arqom Gelar Bengkel STEM Internasional
Sukses Dibangun, Warga Prigelan Purworejo Gelar Syukuran Pembangunan Jalan Usaha Tani

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 06:39 WIB

Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar

Sabtu, 12 September 2026 - 06:34 WIB

Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar

Sabtu, 5 September 2026 - 15:32 WIB

Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Sabtu, 5 September 2026 - 15:23 WIB

Bupati Yuli Hastuti Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Jatiwangsan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:21 WIB

Pererat Silaturahmi, Anggota DPRD Purworejo Much Dahlan Hadiri Pengajian Maulid Nabi di Kaligesing

Berita Terbaru