Menurutnya, sekolah yang belum memiliki akses listrik akan kesulitan mengikuti perkembangan teknologi dan digitalisasi pembelajaran. Karena itu, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus dipandang sebagai bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Saya tidak ingin apa yang saya rasakan dulu sebagai anak yang hidup tanpa listrik masih dialami generasi berikutnya. Kita tidak pernah tahu anak-anak yang lahir di kampung tanpa listrik kelak menjadi siapa. Bisa saja mereka menjadi pemimpin bangsa di masa depan,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Hamdan A.
Editor : A. Nandar











