14 Sep 2026
instagram youtube tiktok linkedin pinterest

14 Sep 2026

Pemkab Purworejo Gelar Literasi Non-Tunai Perkuat Transparansi Keuangan

- Penulis

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Literasi Masyarakat terkait Peran Serta Masyarakat dalam mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) berlangsung Kamis (2/7/2026).

i

Literasi Masyarakat terkait Peran Serta Masyarakat dalam mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) berlangsung Kamis (2/7/2026).

PURWOREJO, DiengPost.com – Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar literasi non-tunai Purworejo untuk mendukung tata kelola keuangan yang transparan. Kegiatan ini digagas Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD).

Acara bertajuk Literasi Masyarakat terkait Peran Serta Masyarakat dalam mendukung Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) berlangsung Kamis (2/7/2026). Kegiatan digelar melalui Sistem Pembayaran Non Tunai di Pendopo Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo.

Sekitar 72 peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas kepala desa, perangkat desa, serta perwakilan RW dan RT se-Kecamatan Kutoarjo.

Baca Juga:  Perpustakaan Umum Purworejo Kini Buka Hingga Malam Hari

Acara dibuka resmi oleh Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Dion menegaskan penerapan pembayaran non tunai menjadi langkah strategis daerah.

“Transaksi non tunai Pemerintah Daerah adalah sistem yang wajib diterapkan untuk seluruh penerimaan dan pengeluaran daerah. Kebijakan ini bertujuan meminimalisir risiko korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan,” ujar Dion.

Baca Juga:  Pasangan Guru di Purworejo Diarak Kereta Kuda Usai Pulang Haji

<3>Peran Desa dalam Elektronifikasi

Wabup Dion menjelaskan instrumen pembayaran digital yang digunakan meliputi Cash Management System (CMS). Instrumen lain mencakup Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), QRIS, dan Virtual Account. Ia menyoroti peran penting kepala desa dalam menyukseskan kebijakan ini.

“Saya berharap seluruh kepala desa dan perangkat desa memastikan setiap transaksi APBDes berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari celah penyimpangan. Partisipasi aktif dari tingkat desa sangat menentukan keberhasilan elektronifikasi di daerah kita,” tegasnya.

Penulis : A.L. Khakim

Editor : A. Nandar

Follow WhatsApp Channel purworejo.diengpost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tanggapi Polemik Desil, Pemkab Purworejo Lakukan Pemutakhiran Data Kemiskinan
Ardhi Satya Sadarma Resmi Ditunjuk Jadi Calon PAW Anggota DPRD Purworejo
Ungguli Puluhan Klub, PS Katerban Sabet Juara Camat Cup Kutoarjo 2026
SMAN 7 Purworejo Angkat Budaya Lokal Lewat Tari Kolosal Sapta Gemilang
Dorong Keterampilan Siswa, SMAN 7 Purworejo Kenalkan Program Sekolah MANTAP
Warga Kaliurip Geger, King Cobra Masuk Rumah Langsung Dievakuasi Damkar
Dengar Letupan dari Dapur, Supriyanti Selamatkan Ayah Saat Rumahnya Terbakar
Bangun Kebersamaan, PC PMII Purworejo Satukan Lintas Organisasi Lewat Futsal

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:50 WIB

Tanggapi Polemik Desil, Pemkab Purworejo Lakukan Pemutakhiran Data Kemiskinan

Senin, 14 September 2026 - 08:42 WIB

Ardhi Satya Sadarma Resmi Ditunjuk Jadi Calon PAW Anggota DPRD Purworejo

Senin, 14 September 2026 - 08:39 WIB

Ungguli Puluhan Klub, PS Katerban Sabet Juara Camat Cup Kutoarjo 2026

Senin, 14 September 2026 - 08:35 WIB

SMAN 7 Purworejo Angkat Budaya Lokal Lewat Tari Kolosal Sapta Gemilang

Senin, 14 September 2026 - 08:31 WIB

Dorong Keterampilan Siswa, SMAN 7 Purworejo Kenalkan Program Sekolah MANTAP

Berita Terbaru