Apresiasi juga datang dari Kasi Pembinaan SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah, Aris Goetomo. Ia menyebut pelaksanaan Khotmil Qur’an di sekolah negeri merupakan langkah positif dalam membangun karakter siswa.
“Belum banyak sekolah negeri yang melaksanakan Khotmil Qur’an secara berkelanjutan. Dampaknya terlihat dalam peningkatan disiplin dan akhlak siswa,” ungkap Aris.
Ia menambahkan, tren prestasi SMAN 10 Purworejo dalam beberapa tahun terakhir juga menunjukkan peningkatan di bidang akademik maupun non-akademik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Rohis SMAN 10 Purworejo, Rio Harimukti Putra Pratama, menuturkan kegiatan Khotmil Qur’an lahir dari kebiasaan literasi pagi yang berkembang menjadi program kokurikuler. Rohis bersama OSIS berperan aktif mengajak siswa untuk tadarus bersama setiap Jumat dan memperdalam nilai religius di lingkungan sekolah.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan keimanan dan moralitas siswa sekaligus menumbuhkan kedisiplinan,” katanya.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan HUT ke-27 SMAN 10 Purworejo ini menjadi cerminan bagaimana pendidikan akademik dan spiritual dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi muda yang unggul dan berakhlak mulia.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2











