Ia menceritakan perjalanan awal sang siswi asing saat pertama kali masuk ke lingkungan sekolah. Pengelola madrasah mengawal ketat masa adaptasi sang anak agar bisa menyatu dengan kurikulum pendidikan nasional.
“Ia merupakan putri dari Sayyid Ammar yang selama ini menempuh pendidikan di MTs Annawawi,” tambah Chazbi merinci identitas keluarga besar sang santri.
Tantangan Bahasa dan Adaptasi Budaya Pesantren
Oleh karena itu, pihak pengajar sempat menghadapi kendala bahasa komunikasi pada awal tahun ajaran baru. Namun, seiring berjalannya waktu, putri imam Masjid Al Aqsa tersebut menunjukkan perkembangan kemampuan linguistik yang luar biasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mampu menguasai bahasa lokal dengan sangat cepat berkat bantuan dari para guru penasihat. Selanjutnya, remaja putri ini bisa mengikuti seluruh mata pelajaran umum maupun kitab kuning secara optimal.
“Sekarang sudah lancar berbahasa Indonesia,” ujar Chazbi menerangkan perkembangan kondisi psikologis anak didiknya.
Ia memuji keramahan para santri lokal yang menyambut hangat kehadiran rekan asing mereka di asrama. Pola interaksi harian antara mereka kini sudah berjalan normal tanpa ada hambatan yang berarti.
“Jadi bisa mengikuti pelajaran seperti siswa lainnya dan berinteraksi dengan teman-temannya tanpa kendala berarti,” lanjutnya memberikan kesaksian.
Penulis : A.L. Khakim
Editor : A. Nandar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya











